Posted by: Safri Saipulloh | January 28, 2009

Dangdut Never Die

Salam Dangdut…

Ini hanya breaking news saja.

Tadi malam, 26 Jan 09, TPI telah mencatat sebuah momentum maha penting dalam sejarah musik dangdut Indonesia, yaitu Terjadinya Revolusi II. Sebagai Info, Revolusi I adalah perjuangan Bang Rhoma untuk menyejajarkan musik dangdut dengan musik Rock yang melanda dunia pada era 70an. Mesin penggerak Revolusi I adalah Soneta group yang hingga saat ini masih eksis. Sedangkan revolusi II adalah dibentuknya Sonet 2 (baca sonettu) sebagai regenerasi dan bisa jadi reinkarnasi Soneta Group.

Bertajuk “Dangdut Never Die”, acara monumental tersebut diprakarsai oleh Bang Rhoma yang sudah miris melihat perkembangan musik dangdut saat ini. Oleh karenanya dirasa perlu untuk mengembalikan dangdut ke track yang sebenarnya. Sebagai tokoh revolusi I, Bang Rhoma yang sudah menciptakan lebih daru 800 lagu dan membintangi 10 film tersebut merasa terpanggil untuk memperbaiki “anak pertamanya” tersebut.

Seperti kata pepatah, “Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”, revolusi II ini akan diemban oleh Sonettu Band dengan vokalis Ridho Rhoma, yang tidak lain adalah anak kandung Bang Rhoma. Layaknya panggung politik yang kental dengan monarki (anak menggantikan posisi bapaknya), dangdut pun sepertinya sudah mengarah ke sana. Digawangi oleh anak2 dari musisi2 era 70an, Sonettu digadang2 sebagai pelurus jalan dangdut sehingga tidak hanya “jualan anggota tubuh” saja. Namun sebaliknya, lebih mengutamakan moral dan kualitas.

Semoga saja…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: