Posted by: Safri Saipulloh | January 28, 2009

Ketika Negara Tak Berdaya…

Tadi malam gw liat Telusur di TV One. Topik yang diangkat menyangkut misteri meledaknya tangki 24 di Depo Plumpang. Dengan berharap mendapat info penting alasan ledakan tersebut, gw pantengin tuh acara. Eh, ternyata apa yang gw harapkan ga muncul2. Kronologis kejadiaanya pun sampai sekarang belum diketahui secara pasti dan meyakinkan.

Seperti biasanya, pemerintah hanya mengeluarkan alasan “kesalahan teknis” untuk kejadian tersebut. Menyedihkan. Tidak ada peluang unutk berdiskusi lebih lanjut. Ketika diinvestigasi sama pihak lain (seperti TV One misalnya), pihak Pertamina berkelit. Sebaliknya, dengan bangga mengatakan sistem kebakaran yang sudah baik karena ledakan tidak merambat ke tangki lain. Kok malah bangga ya?

Dari awal kasus ini sebenarnya sudah kental dengan rahasia dan misteri. Di satu sisi, Pertamina tidak mau terbuka untuk menjaga reputasi yang kian tipis, di sisi lain pemerintah juga seperti tidak mau kasus ini menjadi panjang. Walhasil, pernyataan resmi dari Pertamina, kepolisian dan pemerintah masih jauh dari harapan dan rasa ingin tahu publik.

Banyak spekulasi yang muncul terkait ledakan ini, mulai dari isu akan dipecatnya Dirut Pertamina sampai sabotase karena iklan penurunan BBM Demokrat yang dinilai membodohi publik. Tapi, sekali lagi, sampai saat ini tak ada pernyataan resmi menyangkut ledakan itu selain “kesalahan teknis”.
Akhirnya harus banyak mengelus dada..
Negara kalah melawan mafia

Tadi pagi, liat di Warta Kota, katanya juragan angkutan umum di Jakarta tidak mau nurunin tarif. Padahal Pak Gubernur udah mengeluarkan peraturan penurunan tarif sebesar 500 perak. Apa pasal? Lagi2 seperti tak bisa diatur, pengusaha angkutan lebih “perkasa” dari pemerintah.
Lagi2, akhirnya harus mengelus dada..

Sebulan terakhir isu tentang Exxon yang akan dipidanakan Pak Menteri ESDM karena tidak menyerahkan data teknis dan bla bla juga masih mengusik pikiran gw. Exxon ditengarai tidak mau menyerahkan data2 yang secara de jure merupakan hak pemerintah RI. Apa sebab? Pemerintah tak kuasa melawan kenyataan bahwa modal dan aset lebih kuat dari teriakan2 pemerintah..
Lagi2, akhirnya harus mengelus dada.

Lama2 negara ini khususnya Jakarta seperti Gotham City di Film Batman saja. Ngeri…..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: